detik demi detik aku lalui, tik tik tik (antara gerimis ama jam berdetak)
kulirik jam semakin siang dan siang lagi, dan aku punya janji untuk nonton bioskop di SG (boong)
sebelumnya, kuperiksa detak jantungku, 88 degupan dalam 1 menit, tarik-ulur-tarik-ulur nafasku (kayak maen layangan), dan i'm ready! aku siap menempuh jalan raya yang penuh dengan kendaraan.
dan dalam sekejap, saya sudah lupa akan ketakutan yang saya pikirkan hanyalah tempat tujuan dengan selamat. Dan benar aja saya selamat, hahaaaaaa
*sombong mode on*
tapi pas nyampe sg, uwiiih!
milla : arin lewat jalan mana?
arin : jalan yang ada rel kereta
milla : pantes, gak punya SIM, terus orangtua lo tau?
arin : gak punya baru mau dibikin
milla : hayolho, ntar pulang kenapa-kenapa lho!
sial! saat itu aku deg-degan, jangan-jangan pas pulang aku kenapa gituu tapi alhamdulillah, Allah masih memberikan nyawa kepadaku, thank's GOD
Label: story
Posting Komentar